Home » Informasi » Berita

Berita

REI Meminta Pembebasan Ijin Rumah Murah

24 September 201272Penulis : Rep-Tejo

Bandung - Pengembang perumahan di Jawa Barat meminta pemerintah membebaskan biaya perizinan bagi rumah Masyarakat Berpenghasilan rendah (MBR). Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman.

UU itu  menyebutkan, setiap pemda punya kewajiban memberikan insentif bagi perizinan perumahan bagi MBR.

"Kami sih berharap ada intesif terkait perizinan rumah bagi MBR supaya memudahkan pengembang perumahan," ujar Ketua REI Jabar Mulyana.

Dia menjelaskan sampai saat ini belum ada pemerintah kab/kota di Jabar yang bersedia membebaskan biaya perizinan bagi rumah MBR. Pasalnya, pembebasan perizinan akan mengakibatkan pendapatan pemerintah kab/kota menjadi berkurang.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya berharap pemda di Jabar bisa mencontoh Pemkot Solo yang dalam membebaskan perizinan perumahan bagi MBR. Pemerintah yang dimpimpin oleh Jokowi tersebut membebaskan biaya meliputi izin lokasi, IMB, siteplan, sampai UKL UPL.
Lebih lanjut Yana mengaku REI Jabar pada tahun ini mendapat target penjulana MBR sebanyak 40.000 unit. Namun hingga Agustus 2012, baru terealisasi sebanyak 5.000 unit.

"Target penjualan MBR tersebut cukup berat mengingat kami baru bisa melakukan penjualan pada Juli karena pada bulan-bulan sebelumnya peraturan FLPP belum jelas. Namun, kami optimis bisa mengejar target penjualan pada tahun ini asalkan perizinannya tidak dipersulit," pungkasnya. tjo

Dibaca : 2640 kali | Sumber : www.jabarprov.go.id | File :

Share |
Berita Lainnya
‹ First  < 17 18 19 20 21 >  Last ›